Showing posts with label music note. Show all posts

Cerita Si Kotak Hitam Besar

Friday, July 16, 2010 § 0

Berjalan-jalan atau berpergian dengan membawa alat musik plus case-nya, sedikit banyak emang bikin orang lain penasaran ya. Kaya ceritanya Innes yang ini, gue juga sering mengalami hal serupa. Kebanyakan orang di sepanjang jalan bakal memberikan tatapan ‘ingin tau’ (atau tatapan aneh :p) ke gembolan besar yang kita bawa. Dan ga sedikit juga, yang penasaran terus nanya ‘ini alat musik apa, mba?’ atau ‘abis manggung ya?’ atau cuma sekedar ‘ini apaan, mba?’.

Jadi hari Rabu kemaren, gue dan anak-anak brass ada jadwal latihan sama Mas Bagong di UI Salemba. Seperti biasa, gue dari kosan naik angkot, turun di Es Pocong, terus jalan ke stasiun UI. Dan seperti biasa, dari mulai masuk angkot sampe duduk di peron stasiun orang-orang udah menatap kotak hitam besar bawaan gue dengan curiga (lebay). Ga sampe curiga juga sih :p Sampe ada seorang mas-mas (sepertinya dia karyawan UI atau mahasiswa S2) yang duduk di sebelah memulai percakapan dengan gue. Topiknya? Si kotak hitam besar berisi trombone tentunya.

mas-mas: “Ini apa mba? Alat musik ya?”
kirana: “Iya, ini trombone.”
mas-mas: “Oh, itu ya ikutan Paragita”
kirana: (agak bete, taunya Paragita doang nih si mas-mas) “Bukan Mas, orkesnya UI, Mahawaditra.”
mas-mas: “Oh? Ada ya?”
kirana: (tambah bete, bahkan dia ga tau UI punya orkes) “Oh, ada.”
--End of conversation--


Habis itu gue sibuk main hp, dan si mas-mas tadi sibuk ngobrol sama orang di sebelahnya lagi.
Beberapa menit kemudian, kereta yang akan gue naikin dateng. Gue masuk dan celingak-celinguk nyari tempat duduk. Untung aja ada tempat kosong, gue duduk di sebelah seorang kakek sama cucu-nya. Dan, kembali, si kotak hitam besar menarik perhatian si kakek.

kakek: “Apa ini? Biola ya?”
kirana: “Oh, bukan. Ini trombone, Pak.”
kakek: “Trombone itu sejenis trumpet, ya?”
kirana: “Iya, alat musik tiup.”

Terus si kakek sibuk ngurusin cucu nya, dan gue ngelanjutin main hp lagi. Tau-tau si kakek ngomong lagi:

kakek : “Coba ya, nanti kalo lagi buka internet cari tentang Glenn Miller.”
kirana : (dalam hati) ‘Hi-tech juga ni kakek’; “Wah, dia siapa Pak? Musisi ya? Atau conductor?”
kakek : “Iya, dari jaman saya dulu, pemain Big Band.”
kirana : “Ya ya Pak, nanti saya cari.” (langsung nge-google, cari tau di wikipedia, ternyata dia trombonist! :D)
kakek : “Saya ga terlalu tau musik. Istri saya yang lebih tau. Saya dikit-dikit tau, clarinet, trombone…”
kirana : (manggut-manggut)
kakek : “Gabung main di mana De’? Ikutan band atau kelompok musik?”
kirana : “Iya Pak, ikut orchestra.”
kakek : “Oooooh, pernah tampil di TV dong?”
kirana : “Wah, belum Pak. Orkestra mahasiswa. Saya belum pernah masuk tv” (dalam hati) ‘Amiiiin.'
kakek : “Oh, orkestra mahasiswa UI ya?” (si kakek ternyata lebih gaul daripada mas-mas tadi :p)
kirana : “Iya Pak.”
kakek : “Kuliahnya apa De’?”
kirana : “MIPA, jurusannya Biologi.”
kakek : “Oooh. Saya dulu tahun ’55 kuliah juga di UI, Fakultas Hukum. Tapi ga selesai, di Drop Out.”
kirana : “Waduh, kok bisa Pak?”
kakek : “Iya, saya sekarang nyesal. Padahal dulu masuknya gampang, ga perlu seleksi.”


Percakapan pun diinterupsi sama cucu-nya si kakek yang tiba-tiba pengen pipis. Dan ternyata si kakek udah sampe stasiun tujuan, di Tebet. Sebelum turun si kakek ngomong lagi.

kakek : “Sukses ya! Biar nanti saya lihat di TV.”
kirana : “Mudah-mudahan Pak. Amiin.”
kakek : “Mari..”
kirana : “Hati-hati Pak.”


Ya Tuhan, dengarlah doa si kakek baik tadi itu Ya Tuhan. Hehe :)

--

P.S.

Alton Glenn Miller (March 1, 1904 – missing December 15, 1944) was an American jazz musician, arranger, composer, and bandleader in the swing era. He was one of the best-selling recording artists from 1939 to 1943, leading one of the best known "Big bands". Miller's signature recordings include In the Mood, American Patrol, Chattanooga Choo Choo, Tuxedo Junction, Moonlight Serenade, Little Brown Jug and Pennsylvania 6-5000. While traveling to entertain U.S. troops in France during World War II, Miller's plane disappeared in bad weather over the English Channel. His body has never been found.
-From Wikipedia.org

J for Jari-jemari

Monday, April 13, 2009 § 0

hanya ingin mengerakkan jari-jemari. hanya ingin nulis-nulis saja

kayaknya sih cuma kebetulan aja, tapi ternyata, banyak musisi-musisi hebat (whom i LOOOOOOVVVVEEESS) mempunyai nama yang diawali huruf J:
Jason Mraz
Josh Groban
Johann Sebastian Bach
Jamie Cullum
James Morrison
Janet Seidel

and

Josiah Leming *hahhahahaha siapa pula yg satu ini. sudahlah, lupakan.


*kalo ada tambahan, nanti gw tambahin lagii :)

After an Afternoon

Saturday, October 25, 2008 § 0

Jason Mraz's soothing voice amused me

hwaaaaaa.
Seriously, ini kali pertama saya bener2 menggemari seorang artis. Call me crazy. Tapi sepertinya saya terkena karma. Dulu saya paling ogah sama perihal ngefans2 sama artis. Kan mereka cm orang sama kaya kita, knapa sih orang2 sampe histeris gt kalo ketemu idolanya? Berlebihan deh!

saya benar2 terkena karma kali ini. Jangankan ketemu sama Jason Mraz, cuma mendengar lagunya saja *yang tentunya sudah pernah saya dengar berkali2* saya masih, selalu, histeris. Seakan2 lagu itu dinyanyikan buat saya. Hihi. You might think I am crazy. Yes i am. I know that. Whatever

ya habis mau gimana lagi? Saya tersihir *lebai*

~~~

original post

Sweet day O summer, The jasmine in bloom, ladadadadada

Tuesday, October 21, 2008 § 0

Dua hal yg saya lakukan buat melampiaskan emosi dan mengilangkan stress :
1. Main lagu Fur Elise dengan dinamik sukasuka dan tempo berubahubah,
2. Main lagu Fur Elise dinamiknya Forte semua dan tempo super cepat.

p.s: dua-duanya ga enak di dengar
XDDDD

~~~

original post

I AM LIVING HIGH

Thursday, September 25, 2008 § 0

I try to picture the girl through a looking glass and see her as a carbon atom, see her eyes and stare back at them. See that girl as her own new world though a home is on the surface, she is still a universe.

Glory God, oh God is peeking through the blinds. Are we all here standing naked taking guesses at the actual date and time. Oh my, justifying reasons why is an absolutely insane resolution to live by.

Live high. Live mighty. Live righteously. Takin' it easy

I try to picture the man to always have an open hand and see him as a giving tree, see him as matter, matter fact he's not a beast. No not the devil either, always a good deed doer and it's laughter that we're making after all

The call of the wild is still an ordination why and the order of the primates all our politics are too late. Oh my, the congregation in my mind. Is this assembly singing of gratitude practicing their loving for you

Live high. Live mighty. Live righteously. Takin' it easy


*awesome song by jasonmraz
Singing out, just take it easy, celebrate the malleable reality. You see nothing is ever as it seems, yeah this life is but a dream


~~~

original post