Anything You Want

Sunday, August 8, 2010 § 0

Yesterday I just listened to this great song called Anything You Want. The music is so ear-catchy, and since it's reggae you can't help dancing along the song. And my favorite part of this song is the lyrics. It's very very deep and beautiful. Brilliant.

Jason Mraz will always be my favorite. He always gives magic in every song he sang :)

***


Courage is the triumph of the soul
I know where I wanna walk; I know where I wanna go
So come put your hand in mine
Everybody's welcome

Music is what God wants us to do
Sing a song for me; I'll sing a song for you
When we put our voices together,
We create a harmony

And we create the love a love a love; love a love a love a love a love a love
Its love a love a love, love a love a love a love a love a, la la love
All I want to share with you is all my love, its all I really care to do

Champion the idea of one love
All people the same
One beautiful race
Making a home of this beautiful place
And be grateful for the precious gifts of life
Sunshine and Water
Food from the greatest giver

Anything you want can be yours at anytime
Anything you want can be yours at anytime


10 of the day: moonson bags

Tuesday, August 3, 2010 § 0


Colorful bags, nobody can't resist. From Moonson.


i'm a Gleek

§ 0

I


..and Finn as well.

And the other cast..


oh, I can hardly wait.


all pictures from here

Cerita Si Kotak Hitam Besar

Friday, July 16, 2010 § 0

Berjalan-jalan atau berpergian dengan membawa alat musik plus case-nya, sedikit banyak emang bikin orang lain penasaran ya. Kaya ceritanya Innes yang ini, gue juga sering mengalami hal serupa. Kebanyakan orang di sepanjang jalan bakal memberikan tatapan ‘ingin tau’ (atau tatapan aneh :p) ke gembolan besar yang kita bawa. Dan ga sedikit juga, yang penasaran terus nanya ‘ini alat musik apa, mba?’ atau ‘abis manggung ya?’ atau cuma sekedar ‘ini apaan, mba?’.

Jadi hari Rabu kemaren, gue dan anak-anak brass ada jadwal latihan sama Mas Bagong di UI Salemba. Seperti biasa, gue dari kosan naik angkot, turun di Es Pocong, terus jalan ke stasiun UI. Dan seperti biasa, dari mulai masuk angkot sampe duduk di peron stasiun orang-orang udah menatap kotak hitam besar bawaan gue dengan curiga (lebay). Ga sampe curiga juga sih :p Sampe ada seorang mas-mas (sepertinya dia karyawan UI atau mahasiswa S2) yang duduk di sebelah memulai percakapan dengan gue. Topiknya? Si kotak hitam besar berisi trombone tentunya.

mas-mas: “Ini apa mba? Alat musik ya?”
kirana: “Iya, ini trombone.”
mas-mas: “Oh, itu ya ikutan Paragita”
kirana: (agak bete, taunya Paragita doang nih si mas-mas) “Bukan Mas, orkesnya UI, Mahawaditra.”
mas-mas: “Oh? Ada ya?”
kirana: (tambah bete, bahkan dia ga tau UI punya orkes) “Oh, ada.”
--End of conversation--


Habis itu gue sibuk main hp, dan si mas-mas tadi sibuk ngobrol sama orang di sebelahnya lagi.
Beberapa menit kemudian, kereta yang akan gue naikin dateng. Gue masuk dan celingak-celinguk nyari tempat duduk. Untung aja ada tempat kosong, gue duduk di sebelah seorang kakek sama cucu-nya. Dan, kembali, si kotak hitam besar menarik perhatian si kakek.

kakek: “Apa ini? Biola ya?”
kirana: “Oh, bukan. Ini trombone, Pak.”
kakek: “Trombone itu sejenis trumpet, ya?”
kirana: “Iya, alat musik tiup.”

Terus si kakek sibuk ngurusin cucu nya, dan gue ngelanjutin main hp lagi. Tau-tau si kakek ngomong lagi:

kakek : “Coba ya, nanti kalo lagi buka internet cari tentang Glenn Miller.”
kirana : (dalam hati) ‘Hi-tech juga ni kakek’; “Wah, dia siapa Pak? Musisi ya? Atau conductor?”
kakek : “Iya, dari jaman saya dulu, pemain Big Band.”
kirana : “Ya ya Pak, nanti saya cari.” (langsung nge-google, cari tau di wikipedia, ternyata dia trombonist! :D)
kakek : “Saya ga terlalu tau musik. Istri saya yang lebih tau. Saya dikit-dikit tau, clarinet, trombone…”
kirana : (manggut-manggut)
kakek : “Gabung main di mana De’? Ikutan band atau kelompok musik?”
kirana : “Iya Pak, ikut orchestra.”
kakek : “Oooooh, pernah tampil di TV dong?”
kirana : “Wah, belum Pak. Orkestra mahasiswa. Saya belum pernah masuk tv” (dalam hati) ‘Amiiiin.'
kakek : “Oh, orkestra mahasiswa UI ya?” (si kakek ternyata lebih gaul daripada mas-mas tadi :p)
kirana : “Iya Pak.”
kakek : “Kuliahnya apa De’?”
kirana : “MIPA, jurusannya Biologi.”
kakek : “Oooh. Saya dulu tahun ’55 kuliah juga di UI, Fakultas Hukum. Tapi ga selesai, di Drop Out.”
kirana : “Waduh, kok bisa Pak?”
kakek : “Iya, saya sekarang nyesal. Padahal dulu masuknya gampang, ga perlu seleksi.”


Percakapan pun diinterupsi sama cucu-nya si kakek yang tiba-tiba pengen pipis. Dan ternyata si kakek udah sampe stasiun tujuan, di Tebet. Sebelum turun si kakek ngomong lagi.

kakek : “Sukses ya! Biar nanti saya lihat di TV.”
kirana : “Mudah-mudahan Pak. Amiin.”
kakek : “Mari..”
kirana : “Hati-hati Pak.”


Ya Tuhan, dengarlah doa si kakek baik tadi itu Ya Tuhan. Hehe :)

--

P.S.

Alton Glenn Miller (March 1, 1904 – missing December 15, 1944) was an American jazz musician, arranger, composer, and bandleader in the swing era. He was one of the best-selling recording artists from 1939 to 1943, leading one of the best known "Big bands". Miller's signature recordings include In the Mood, American Patrol, Chattanooga Choo Choo, Tuxedo Junction, Moonlight Serenade, Little Brown Jug and Pennsylvania 6-5000. While traveling to entertain U.S. troops in France during World War II, Miller's plane disappeared in bad weather over the English Channel. His body has never been found.
-From Wikipedia.org

Mini Pouch

Thursday, June 24, 2010 § 0

After seeing this and this, I was thinking why I didn't make my own pouch :D The pattern based on this tutorial, but I scaled down the size because I'm using a leftover fabric :P

And voila...





***

Halo, selamat malam! :)

§ 0

Udah lama juga gue ga bercerita di blog ini. Mungkin post singkat terakhir cukup merepresentasikan emosi gue pada saat itu. hehe. Tapi percayalah, itu hanya emosi sesaat, ditengah kejenuhan dan kelelahan gue disela-sela kerja praktek yang sekarang lagi gue jalanin. So, apa kabar gue sekarang? hehe. Walaupun gaada yang nanya, gue mau cerita aja ah :p

Sekarang ini seharusnya merupakan waktunya liburan 3 bulan UI yang amat termahsyur itu *apadeh* Alhamdulillah semester 6 dapat gue lalui dengan baik. IP naik drastis (0.01 point lagi cum laude :p) dan IPK aman terkendali. Mungkin ada beberapa temen gue yang memanfaatkan liburan 1/4 taun ini buat jalan-jalan, atau ikut les ini itu. Senang-senang, melupakan kuliah, melupakan Depok, untuk 3 bulan. Tapi gue memilih menghabiskan liburan 3 bulan gue untuk Kerja Praktek atau bahasa kerennya Internship dan mengambil 2 mata kuliah semester pendek. Jadi salah satu mata kuliah yang harus dilalui oleh semua anak Biologi UI yaitu kerja praktek. Bisa dimana aja, mau di LIPI, di Eijkman, di lab-lab lain dan gue memilih untuk KP di dalam kampus saja, tepatnya di Lab Mikrobiologi. Pembimbing KP gue adalah Ibu Ariyanti Oetari, and she is also soon to be my pembimbing penelitian. Tema KP gue yaitu isolasi kapang endofit, yang asalnya dari daun saeh. Apa itu kapang endofit, gimana mengisolasinya, dari mana dapet daunnya and so on ga perlu gue ceritain lah yaa :p Yang jelas kehidupan di dalam lab itu ‘sedikit’ tough, not to mention kepala lab aka pembimbing gue aka Ibu Ari adalah seseorang yang sangat strict dan sangat tegas. Alhasil kajenuhan dan kebosanan seringkali menyerang dan tiba-tiba menjadi emosi, dan munculah post sebelum ini :p Ya namanya juga kerja tim, pasti ada gejolak-gejolaknya lah. Tapi so far so good, walau terkadang mereka menyebalkan, atau gue terkadang menyebalkan, atau kami saling menyebalkan satu sama lain, lama-lama enjoy juga ko. Oh iya, sampe lupa. Kelompok KP gue namanya KIREI, kami berempat yaitu gue, Rendy, Mora, dan Ken. Dan nama KIREI itu gabungan dari nama kami berempat.



Well, gue sangat berharap kami berempat bisa survive sampe skripsi di lab ini. Walau banyak ‘cerita horor’ tapi kami harus berjuang sampe titik darah penghabisan. hehe.